F Langkah Sang Pengembara - Jurnalistik MTs Cijangkar

Langkah Sang Pengembara

                  Entah saat itu aku gugup atau takut, tapi itu benar-benar seperti nyata. Anehnya aku merasa penasaran dengan semua ini "Tidak,,Ini tidak mungkin. Mana mungkin aku berada disini." Aku berteriak sambil merasakan hal-hal aneh disekelilingku. Setelah beberapa menit berdiri di tempat aneh ini, ada teriakan seorang pria memanggilku. "hey siapa kau?" Aku terkejut dan berlari compang camping. "tunggu!Aku tidak akan membuatmu terluka,berhenti sejenak!"Teriak pria itu. Akupun berhenti sembari menggigil ketakutan."apa yang harus aku lakukan?Aku akan menuruti kata-kata mu,tapi jangan lukai aku,keluargaku menunggu di rumah" Kataku. "Hahaha omong kosong apa itu, aku juga sama seperti mu, tersesat entah mau kemana." Kata pria itu. Akupun dengan tak percaya mendekati pria itu dan mulai bercakap-cakap, rasa cemas membuat ku ingin meninggalkan tempat ini. Tak lama berjalan dengan pria itu, ia membawa ku ke sebuah tempat, dan disana terdapat sebuah gubuk entah siapa yang tinggal disana.

                  Dia menceritakan bahwa dia telah tersesat beberapa tahun lamanya ditempat ini. Semacam pulau tak berpenghuni, seperti itulah keadaannya. Aku merenung dan kemudian berkata "Aku ingin pulang, aku rindu ayah dan ibuku. Apakah kau akan membantuku wahai pria tampan??", "panggil aku Radit. Dan kau duduklah dengan tenang disana, aku sedang membuatkan mu makanan, bukankah kau lapar?" sahut Radit. Dan aku hanya mengangguk kebingungan.

                 Saat Radit sedang asyik memasak, aku bergegas lari untuk pergi dari tempat itu, namun saat lari aku ketahuan dan Radit mulai mengejarku dengan rasa takut dan khawatir. Tiba-tiba "Jedorrr" suara tembakan di belakangku terdengar jelas sekali, saat ku menoleh ke belakang ternyata tergelimpang Radit dengan darah yang masih segar di dadanya. Aku berteriak histeris "Raditttt!!" aku berlari menuju arah Radit sambil menangis.
"Radit siapa yang telah melakukan ini padamu"
"Berlari lah,jangan berada disini!tempat ini berbahaya untuk mu, itu sebabnya aku menyuruh mu diam"
"Aku minta maaf sebesar-besar nya"
Tiba tiba datanglah segerombolan orang-orang aneh yang masing-masing membawa alat tajam dan tembakan berbagai jenis.Aku terkejut
"Siapa kalian?berani sekali membunuh kawan ku"
"Halllaahh banyak cakap"(JEDERRR) Tembakan mengenai tubuhku.

"Hahh,,,Tidak!Untung cuman mimpi buruk" Badan ku berkeringat saat bermimpi semalam.
Aku segera bangun dan melihat jam sudah tepat pukul 06.00.
"IBUUUUUUUUUUUUUUUUUU" Berteriak keras sambil berlari menuju toilet di rumahku.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Langkah Sang Pengembara"